Share

Langgeng Makmur (LMPI) Rugi Rp4,43 Miliar di Kuartal I-2022

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 278 2597569 langgeng-makmur-lmpi-rugi-rp4-43-miliar-di-kuartal-i-2022-iZcw2YJPmE.jpg Langgeng Makmur pangkas kerugian (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) memangkas rugi periode berjalan sebesar 31,32% menjadi Rp4,43 miliar, dari sebelumnya rugi Rp6,45 miliar. Dengan demikian rugi per saham dasar turun dari semula minus Rp6,40 menjadi minus Rp4,39.

Pada kuartal I 2022, LMPI membukukan pendapatan bersih mencapai Rp143,18 miliar pada kuartal pertama 2022. Realisasi tersebut tumbuh 4,16% dari periode sama tahun 2021 senilai Rp137,45 miliar.

Produsen material berbahan plastik ini mencatatkan penjualan kepada pihak ketiga dari segmen alat masak alumunium senilai Rp77,14 miliar, pipa PVC, fitting, dan talang air Rp31,63 miliar, perabotan rumah tangga plastik Rp30,03 miliar, dan alat masak alumunium anti lengket Rp853,09 juta.

Kontribusi berjumlah Rp139,66 miliar tersebut menopang pendapatan perseroan, sementara pemasukan kepada pihak berelasi senilai Rp2,34 miliar, dan ekspor Rp1,17 miliar, sebagaimana tertulis dalam laporan keuangan perusahaan di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/5/2022).

Lonjakan pemasukan membuat beban pokok penjualan terdongkrak mencapai Rp127,01 miliar, lebih tinggi dari beban periode sama tahun lalu senilai Rp122,68 miliar.

Per 31 Maret 2022, perseroan memiliki total aset sebesar Rp704,91 miliar, terdiri dari aset lancar Rp483,03 miliar, dan aset tidak lancar Rp221,88 miliar. Posisi aset kuartal pertama LMPI lebih tinggi 0,12% dari akhir 2021 senilai Rp704,07 miliar.

Liabilitas LMPI membengkak menjadi Rp481,34 miliar dari sebelumnya Rp476,06 miliar, sedangkan jumlah ekuitas menyusut dari semula Rp228,00 miliar menjadi Rp223,57 miliar. Posisi kas dan setara kas LMPI hingga Maret 2022 mencapai Rp2,93 miliar, lebih rendah dari jumlah kas dan setara kas periode sama tahun 2021 sebanyak Rp4,55 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini