Share

Bertemu Mantan PM Inggris, Luhut Bahas Krisis Global hingga Investasi IKN

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 08:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 320 2604037 bertemu-mantan-pm-inggris-luhut-bahas-krisis-global-hingga-investasi-ikn-CKIPLX11mr.JPG Luhut bertemu mantan perdana menteri Inggris. (Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan)

JAKARTA — Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (MenkoMarves) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi bersama Juru Bicara KemenkoMarves Jodi Mahardi bertemu dengan Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sepulang kunjungan kerja dari Jerman dan Belanda, Rabu (1/6/20222).

“Sepulang lawatan saya dari Jerman dan Belanda untuk menghadiri G7 Ministers Meeting dan Bilateral Maritime Dialogue RI-Belanda, hari ini saya kembali menerima kedatangan teman sekaligus kolega yang begitu banyak membantu Indonesia selama ini, Sosok ini ialah Mantan PM Inggris Tony Blair @institutegc yang langsung berkunjung ke kediaman saya dan istri,” kata Menko Luhut dalam Instagram pribadi, dikutip Selasa (2/6/2022).

Luhut mengungkapkan pembicaraan itu mulai dari situasi geopolitik dunia saat ini, peluang Investasi global, serta peran strategis Indonesia di kawasan dan global.

 BACA JUGA:Menko Luhut Rayu Pengusaha Belanda Investasi di RI

“Hampir dua setengah jam lamanya kami bertukar pandangan mengenai situasi geopolitik dunia sat ini, peluang investasi global, serta peran strategis Indonesia di tingkat kawasan dan global yang punya peran yang patut diperhitungkan,” tambahnya.

Luhut menyatakan telah meminta masukan tentang bagaimana Indonesia harus mengambil sikap di tengah situasi global yang sedang tidak menentu ini.

“Kami berdiskusi banyak mulai dari Ibukota baru, Investasi Indonesia hingga yang begitu menarik adalah pendapatnya mengapa Presiden Jokowi belakangan ini sangat dekat dengan beberapa pemimpin Dunia sampai-sampai mereka merasa percaya untuk menanamkan modal di Indonesia,” paparnya.

 BACA JUGA:Menko Luhut Audit Perusahaan Sawit, Petani Titip Catatan Ini

“Diakhir pertemuan ini, kami sepakat pada satu kesimpulan bagaimana saya dan Tony berharap akan ada keberlanjutan dari visi dan misi pemerintahan Presiden Jokowi ketika beliau purna tugas nanti dan bagaimana Indonesia dapat mengambil kesempatan ditengah ketidakpastian global ini pada kesempatan pertamanya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini