Share

Harga Telur Ayam Tembus Rp30.000/Kg, Ibu-Ibu Sabar

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Jum'at 03 Juni 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 320 2604997 harga-telur-ayam-tembus-rp30-000-kg-ibu-ibu-sabar-XdjORD6dSM.JPG Ilustrasi telur ayam. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejumlah harga pangan tengah merangkak naik belakangan ini, namun yang tengah mencolok adalah telur ayam ras.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di situs Info Pangan Jakarta hari ini, Jumat (3/6/2022), harga telur ayam ras tembus Rp30.000 per kilogram.

Harga tersebut berlaku di Pasar Tebet Barat, Pasar Kalideres, Pasar Rumput, Pasar Grogol, Pasar Jembatan Merah, Pasar Glodok, Pasar Gondangdia, Pasar Petejo Ilir, Pasar Tebet Barat, Pasar Pluit serta Pasar Jembatan Lima.

Sementara untuk pasar DKI Jakarta lainnya dipatok Rp28.000 - Rp29.000 per kilogram.

 BACA JUGA:Kenaikan Harga Pangan Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Tahun

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan, kenaikan harga telur saat ini lantaran adanya kenaikan harga pakan untuk ayam petelur.

Dijelaskannya, kenaikan harga pakan ini sudah terjadi sejak Januari, Februari, hingga Maret 2022.

Dia juga bilang bahwa beberapa hari yang lalu, kenaikan harga pakan ini sempat menjadi bahan bincang di kalangan peternak, sebab memberikan beban pada produksi ayam petelur.

“Beberapa hari lalu, dikalangan peternak sempat ramai bahas kenaikan harga pakan ini, karena harga pakan untuk ayam petelur beda dengan pakan ayam potong. Petelur itu sudah mengalami kenaikan yang variatif, ada yang naik Rp1.000, Rp2.000, bahkan sampai Rp2.500. Ini yang bikin harga telur ayam jadi naik di pasaran,” ujar Abdullah saat dihubungi, Jumat (3/6/2022).

Direktur of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menambahkan saat ini pakan ternak mengalami kenaikan karena harga jagung dan gandum meningkat tajam sejak awal tahun.

Hal ini yang menjadi salah satu pemicu telur mahal.

 BACA JUGA:Malaysia Larang Ekspor Daging Ayam, Penjual hingga Konsumen Menjerit

"Berdasarkan data di pasar spot internasional, harga jagung mengalami kenaikan sebesar 10,8 persen setahun terakhir, dan gandum 57,9 persen di periode yang sama. Bukan hanya Indonesia, di hampir seluruh dunia input pakan ternak alami lonjakan harga," ungkapnya.

Melihat kondisi harga telur serta bahan pangan lainnya yang sedang naik, dia menyarankan masyarakat untuk lebih banyak berhemat dan prioritaskan sisa tabungan untuk dana darurat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini