Share

SKK Migas dan KKKS Inspeksi Langsung ke Pabrik, Dorong Penggunaan Produk Lokal

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Selasa 07 Juni 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 320 2607099 skk-migas-dan-kkks-inspeksi-langsung-ke-pabrik-dorong-penggunaan-produk-lokal-5bS3mPdqi2.jpg SKK Migas dan KKKS inspeksi cek penerapan TKDN (Foto: SKK Migas)

JAKARTA - SKK Migas dan KKKS melakukan inspeksi atau kunjungan langsung ke pabrikasi di Batam, Provinsi Riau. Inspeksi bertujuan untuk melihat dari dekat kemampuan produk lokal yang diharapkan mampu bersaing dengan produk impor.

Dalam inspeksi ini, sedikitnya ada 8 (delapan) KKKS yang dibawa SKK Migas untuk melihat secara langsung produk yang dibuat di Batam guna menunjang pelaksanaan proses produksi industri hulumigas di Indonesia.

Kepala Divisi Pengeloaan Rantai Suplai SKK Migas. Erwin Suryadi mengatakan inspeksi dilakukan untuk melihat dari dekat produk yang bisa dijodohkan atau business matchmaker. Yang nantinya diharapkan dapat digunakan di industri hulumigas.

Menurut Erwin, SKK Migas berkomitmen terhadap produk lokal untuk menggerakkan industri dalam negeri sesuai dengan kenginginan pemerintah.

“Jika produknya berkualitas dan memenuhi standar Industri migas, kita akan supporting terus dan ini tidak main-main,” kata Erwin, Selasa (7/6/2022).

Pada inspeksi ini, SKK Migas dan KKKS mendatangi 3 perusahaan lokal di Batam, di antaranya A-S-L Shipyard Indonesia, Toemoe Valve dan perusahaan pipa seamless, Raimbow Tubulars Manufacture.

Saat inspeksi ini diketahui, ada perusahaan lokal yang mampu memproduksi dengan kandungan lokal hingga 80% seperti yang dimiliki A-S-L Shipyard Indonesia.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan pada forum kapasitas nasional di Batam, perusahaan-perusahaan lokal tersebut akan didorong untuk lebih berperan dan bersaing dengan lebih profesional, sehingga dapat berpartisipasi di Industri hulu migas yang memiliki standar safety dan keteknikan yang tinggi.

“Banyak perusahaan lokal di Batam yang sebenarnya memiliki potensi di proyek-proyek hulu migas dan ini sangat beruntung karena perusahaan tersebut beroperasi di Indonesia,” Kata Rikky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini