Alhasil, laba bersih FASW turun 10,15% menjadi Rp302,13 miliar, dibandingkan semester I-2021 sebesar Rp336,27 miliar. Hal itu membuat laba per saham dasar perseroan koreksi dari semula Rp135,71, menjadi Rp121,93.
Hingga akhir Juni 2022, FASW mencatatkan total aset sebanyak Rp13,85 triliun, atau naik 4,11% dibandingkan posisi aset akhir 2021 sebanyak Rp13,30 triliun. Hal itu terjadi akibat adanya kenaikan kewajiban pembayaran utang atau liabilitas sebesar 6,53% menjadi Rp8,74 triliun, dan pertumbuhan modal 0,21% menjadi Rp5,10 triliun.
Adapun pada akhir periode, FASW membukukan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp131,58 miliar, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp126,77 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.