Share

JNE Ganti Beras Bansos Rusak yang Dikubur, Berapa Jumlahnya?

Feby Novalius, Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 320 2640758 jne-ganti-beras-bansos-rusak-yang-dikubur-berapa-jumlahnya-xbPtxuKWDf.jpg Beras Bansos Dikubur di Depok. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - JNE diklaim sudah mengganti beras rusak yang akhirnya dikubur di Depok. Namun berapa jumlahnya belum diketahui pasti.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kalau beras rusak harusnya jadi tanggung jawab perusahaan pengirim beras dan Bulog.

"Jadi kalau ada beras rusak itu adalah tanggung jawab pihak transporter, benar kalau itu JNE itu jadi transporter itu kalau JNE yang melakukan itu benar. Soal itu ditimbun, urusan dia, bukan urusan Kemensos, karena beras rusak itu sangat mungkin sudah diganti," ungkapnya, Selasa (2/8/2022). 

Baca Juga: Beras Bansos Dikubur, JNE: Sudah Melalui SOP Barang yang Rusak

Namun, dia belum tahu apakah beras yang rusak sudah diganti atau belum sebelum sampai ke masyarakat.

"Karena betul-betul kita kawal sampai delivered sesuai pesan Pak Presiden. jangan hanya dikirim, tapi harus tersampaikan jadi kerugian ditanggung perusahaan pengirim, transporter," ucapnya.

Baca Juga: Kemenko PMK : Beras Bansos yang Ditimbun di Depok Sudah Rusak dan Tidak Layak Konsumsi

Sementara itu, Bulog mengklaim bahwa JNE sebagai pihak ketiga transporter yang mengirim bantuan Presiden sudah mengganti beras yang rusak dan mengantarnya langsung ke warga penerima. Pernyataan ini menjawab temuan beras rusak yang dikubur di Depok.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal menerangkan, mengenai adanya pemberitaan beras yang rusak dengan ini disampaikan kronologisnya. Pada periode Mei-Juni 2020, pihak pengantar (JNE) akan mengirimkan beras kepada warga penerima bantuan beras Presiden, namun dalam perjalanannya ada kendala yang mengakibatkan beras tersebut mengalami sedikit kerusakan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pada saat itu juga, pihak ketiga (JNE) segera menghubungi Bulog untuk membeli beras pengganti agar segera diantar kepada warga penerima.

"Jadi pihak ketiga sudah menggantinya dengan beras berkualitas baik dan diterima dengan baik juga oleh seluruh warga penerima manfaat.

Sedangkan beras yang rusak tersebut menjadi tanggungjawab pihak ketiga, dan bukan lagi menjadi tanggungjawab Bulog," ujarnya, Selasa (2/8/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini