Share

Waskita Beton (WSBP) Bidik Kontrak Baru Naik 30% Tahun Ini

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Sabtu 06 Agustus 2022 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 278 2643102 waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini-iYDCmunhOQ.jpg WSBP bidik kenaikan kontrak baru 30% tahun ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yakin kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir tahun 2022. WSBP menargetkan pertumbuhan nilai kontrak baru (NKB) hingga 30% tahun ini.

Presiden Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu mengatakan, optimisme pertumbuhan kinerja perseroan seiring dengan adanya angin segar pasca pencapaian homologasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Tahun ini, perseroan menargetkan akan meraih NKB sebesar Rp3,5 triliun, meningkat signifikan dibanding pencapaian 2021 sebesar Rp2,7 triliun. Perolehan target NKB ini berasal dari prospek proyek eksternal sebesar 35%, dengan rincian dari BUMN atau BUMD sebesar 36 ppersen, pihak swasta sebesar 51%, pemerintah sebesar 12%, dan luar negeri sebesar 1%. Sementara, NKB dari proyek internal ditargetkan sebesar 65%.

“Kami memiliki motivasi dan semangat yang baik untuk meraih target di tahun ini,” kata Poerbayu dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Untuk mendukung target tersebut, perseroan memiliki produk-produk beton precast yang dapat diaplikasikan pada berbagai proyek infrastruktur maupun bangunan. Dengan demikian, perseroan optimistis dapat menangkap peluang pasar eksternal dari swasta, BUMN dan anak usahanya, seperti pembangunan infrastruktur dan ibu kota negara baru (IKN).

Poerbayu menjelaskan bahwa, fokus manajemen pada pasar eksternal sejalan dengan strategi dalam peningkatan eksposur WSBP ke pelanggan eksternal yang telah dicanangkan telah berbuah manis. Hal itu tergambar dengan adanya permintaan yang tinggi terhadap produk-produk WSBP, tercatat pada tahun 2021 WSBP memiliki 163 pelanggan eksternal.

Selain mengincar proyek dari pasar eksternal, optimisme perseroan juga didorong oleh potensi pasar yang semakin besar dari proyek-proyek internal grup Waskita. Perseroan berkomitmen untuk turut serta pada proyek pengembangan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Kami juga akan berpartisipasi maksimal pada ragam jenis proyek infrastruktur lainnya yang dikerjakan grup Waskita seperti proyek bendungan, tower transmisi, hingga jalur kereta,” ujar dia.

Dia menjelaskan, potensi pasar dari internal grup Waskita tahun ini sangat besar, khususnya untuk proyek-proyek jalan tol yang saat ini berkembang pesat di Pulau Jawa dan Sumatera.

Dengan ditargetkannya NKB tersebut ditambah kontrak carry over dari tahun 2021 sebesar Rp3,3 triliun, maka WSBP memperkirakan total nilai kontrak dikelola perusahaan pada tahun 2022 dapat mencapai Rp6,8 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimilik. WSBP saat ini memiliki sembilan plant di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan total kapasitas produksi mencapai 3,7 juta ton per tahun. Selain itu, WSBP juga memiliki 31 batching plant untuk produk readymix yang terletak di berbagai penjuru wilayah di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini