Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun Tajam, Laba Bersih M Cash Capai Rp16,5 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2022 |14:35 WIB
Turun Tajam, Laba Bersih M Cash Capai Rp16,5 Miliar
Laba M Cash (Foto: Okezone)
A
A
A

Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp795,5 miliar hingga akhir Juni 2022, naik dibandingkan Rp617,5 miliar di akhir Desember 2021. Sementara itu, total ekuitas perseroan turun menjadi Rp1,41 triliun di enam bulan pertama 2022, dibanding Rp1,51 triliun di akhir Desember 2021.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 20%. Disampaikan, Head of Investor Relation MCAS Stanley Tjiandra, pihaknya memiliki target untuk mengejar pertumbuhan pendapatan 20% atau sekitar Rp15 triliun di tahun ini. "Kami yakin dengan banyaknya inisiatif baru yang kami lakukan, kami rasa target ini sangat bisa kami raih," ujarnya.

Dia melanjutkan, hingga kuartal I/2022, ada beberapa segmen yang menjadi motor utama pertumbuhan pendapatan MCAS. Stanley menyebut, segmen logistik, digital advertising and contents, enterprise communication, dan motor listrik menjadi pendorong pertumbuhan pendapatan perseroan hingga saat ini.

Selain segmen tersebut, lini bisnis baru MCAS di audiovisual juga menurut Stanley memberikan kontribusi yang cukup besar bagi MCAS. Lini bisnis baru ini telah menyumbang sekitar 12 persen terhadap pendapatan kotor MCAS.

"Satu segmen baru MCAS di audiovisual, ini cikal bakal MCAS untuk masuk metaverse, ini pertumbuhannya luar biasa. Sampai kuartal I/2022 sudah memberikan kontribusi kurang lebih 12% ke gross profit kami," ucapnya.

Adapun untuk mendukung target pendapatan tersebut, Stanley menuturkan MCAS menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp200 miliar-Rp250 miliar untuk tahun ini. "Kami banyak sekali mengembangkan bisnis, berbagai macam lini bisnis baru, dan bisnis lama. Capex di 2022 kami anggarkan antara Rp200 miliar-Rp250 miliar," tuturnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement