Share

30 Ribu UMKM Diusulkan Dapat BLT

Antara, Jurnalis · Senin 19 September 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 320 2670460 30-ribu-umkm-diusulkan-dapat-blt-DBtjP4rCA6.jpg 30 Ribu UMKM Diusulkan Dapat BLT UMKM. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - 30 ribu pelaku UMKM diusulkan menjadi penerima manfaat program bantuan sosial bagi pelaku usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM. Hal ini karena terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Yang diusulkan ini sisa pelaku UMKM yang belum mendapatkan bantuan sosial dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan di Praya, dikutip dari Antara, Senin (19/9/2022).

Dengan adanya program BPUM dari pemerintah pusat itu diharapkan dapat menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat serta bisa membatu para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.

Baca Juga: Kapan BLT UMKM 2022 Cair? Cek Dulu Penerima BPUM Rp600.000 di Eform BRI

"Yang diusulkan itu yang telah masuk data base. Semoga bantuan itu bisa segera disalurkan, karena ini kebijakan pemerintah daerah, kita daerah hanya mengusulkan," katanya.

Dia mengatakan, total jumlah pelaku UMKM yang sebenarnya telah diberikan bantuan dari pemerintah pusat atau Presiden sejak 2021 hingga saat ini sekitar 70 ribu pelaku UMKM. Bantuan yang diberikan itu sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi masyarakat dampak COVID-19 maupun kenaikan harga BBM.

Baca Juga: 4 Fakta BLT UMKM Cair, 6.510 Pelaku Usaha Diusulkan Dapat Bantuan Rp600.000

"UMKM itu diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Kenaikan harga BBM ini tentunya berdampak terhadap pertumbuhan UMKM, namun pihaknya berharap kepada pelaku UMKM bisa menyesuaikan biaya operasional, sehingga usahanya tetap berjalan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus memberikan pembinaan kepada para pelaku UMKM, supaya tetap berkembang dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Bahan baku naik dan daya beli masyarakat menurun menjadi tantangan pelaku UMKM untuk terus aktif," kata Ikhsan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan alokasi anggaran sebesar Rp12,4 Triliun dan menyasar 20,65 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. BLT ini disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui PT Pos Indonesia dan dibayarkan dua kali, yaitu Rp300 ribu pertama pada September dan Rp300 ribu kedua pada Desember.

Untuk penanggulangan dampak kenaikan BBM, pemerintah juga menyiapkan dana bantuan sosial tambahan sebesar Rp24,17 triliun, sekaligus mengalihkan subsidi BBM agar tepat sasaran dan langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat yang terdampak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini