Share

Gawat! Rupiah Kian Melemah Dekati Rp15.500/USD

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 17 Oktober 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 17 320 2688875 gawat-rupiah-kian-melemah-dekati-rp15-500-usd-HMSNqWquwA.jpg Rupiah Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah hampir menyentuh Rp15.500 atau tepatnya melemah 60 poin ke level Rp15.487 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.

Menurut Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, salah satu faktor internal pemicu pelemahan mata uang garuda karena beberapa negara menggunakan intervensi valuta asing (valas) untuk menstabilkan mata uangnya. Akibatnya, total cadangan devisa (cadev) yang dimiliki mengalami penurunan lebih dari 6% dalam tujuh bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Makin Gelap, Rupiah Sore Ini Ditutup Melemah ke Rp15.427/USD

"Intervensi dengan memanfaatkan cadangan devisa kini perlu dicermati ulang. Sebab, itu seharusnya langkah sementara dan hanya untuk mengantisipasi pergerakan mata uang yang secara substansial meningkatkan risiko stabilitas keuangan, ataupun secara signifikan mengganggu kemampuan bank sentral untuk menjaga stabilitas harga," papar Ibrahim, Senin (17/10/2022).

Pada umumnya, lanjut dia, pengendalian inflasi hanya dilakukan secara makro oleh bank sentral. Namun, pengendalian inflasi di tanah air tidak hanya dilakukan secara makro, tapi juga mikro, sehingga dalam praktik secara riil langsung masuk ke sumbernya.

Baca Juga: Siap-Siap! Mata Uang Digital Bank Sentral Bisa Jadi Alat Pembayaran

Sementara itu, Ibrahim menyebut, penguatan dolar AS saat ini lebih disebabkan penguatan fundamental makro ekonomi AS, seperti tingginya angka inflasi yang membuat bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), terus menaikkan suku bunga acuannya, sehingga likuditas di dunia mengetat. Selain itu, ada pengaruh dari krisis energi dan gangguan rantai pasok akibat perang antara Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Atas dasar ini, respons yang lebih tepat dalam menghadapi tingginya dolar saat ini adalah dengan membiarkan nilai tukar rupiah mengalami penyesuaian, sambil menggunakan kebijakan moneter untuk menjaga inflasi tetap dekat dengan targetnya," pungkas Ibrahim.

Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (18/10) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.450 - Rp15.500.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini