Share

Rupiah Sore Ini Melemah ke Rp15.498/USD, Ini Pemicunya

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Rabu 19 Oktober 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 19 278 2690371 rupiah-sore-ini-melemah-ke-rp15-498-usd-ini-pemicunya-NsNsuxHUlm.png Rupiah Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 34 poin pada level Rp15.498 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di perdagangan sore ini.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor internal pemicu mata uang garuda melemah karena aksi bank sentral global yang melakukan pengetatan sehingga menjadikan dunia dibayangi dengan ancaman resesi.

Baca Juga: Rupiah Anjlok ke Rp15.500/USD, Subsidi BBM Bengkak Jadi Rp635 Triliun

"Di tengah-tengah kesuraman ekonomi dunia akibat krisis keuangan, pangan, dan energi yang terjadi saat ini dan ditambah dengan tekanan inflasi yang tinggi menjadikan bank sentral global melakukan pengetatan sehingga menjadikan dunia dibayangi dengan ancaman resesi," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.

Lanjut ia menuturkan, dengan adanya ketidakpastian yang terutama diakibatkan oleh The Perfect Storm, sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2023 berada pada kisaran 2,3% -2,9%.

Baca Juga: Gawat! Rupiah Kian Melemah Dekati Rp15.500/USD

"Proyeksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi dunia untuk tahun 2022 yang berada pada kisaran 2,8%-3,2%. Saat gejolak terjadi Indonesia menjadi titik terang di tengah-tengah kesuraman ekonomi dunia," kata Ibrahim.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia menambahkan, meskipun kondisi ekonomi Indonesia kemungkinan akan membaik, namun semua pihak dihimbau untuk tetap berhati-hati dalam menyikapinya dan tetap waspada bahwa resesi di depan mata masih ada.

"kita wajib bersyukur karena pertumbuhan ekonomi kita masih di angka 5,44%. Dan saya masih meyakini di kuartal ketiga ini masih akan tumbuh di atas 5 persen, atau di atas 5,4 persen," pungkas Ibrahim.

Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (20/10) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis di rentang Rp15.470 - Rp15.540.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini