Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Ekonomi di Tahun Politik, Apa yang Terjadi?

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 31 Oktober 2022 |14:56 WIB
Krisis Ekonomi di Tahun Politik, Apa yang Terjadi?
Waspada Krisis Ekonomi di Tahun Politik. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ancaman terjadinya krisis ekonomi tahun depan harus menjadi perhatian banyak pihak. Sebab, krisis ekonomi di tahun-tahun politik menjadi tantangan tersendiri.

Menurut Pengamat Politik dan Profesor Riset LIPI Lili Romli, krisis ekonomi tentu akan direpson masyarakat dan pasti berdampak pada kemiskinan dan pengangguran, terutama masyarakat kecil.

Baca Juga: Siapa Cawapres Pendamping Anies? Demokrat Sebut Masih Bahas Kriteria dan Mekanisme

Hal tersebut dalam perspektif politik akan menimbulkan instabilitas sosial politik. Jika inflasi tidak mampu dikendalikan, maka menjadi warning bagi pemerintahan sekarang.

"Jika pada 2023 betul terjadi krisis ekonomi, bisa jadi wacana penundaan Pemilu akan dimunculkan lagi oleh kelompok kepentingan dengan alasan krisis ekonomi. Sama seperti ketika pemulihan pasca krisis Covid-19, sudah dimunculkan wacana penundaan Pemilu. Meski hasil-hasil survei menolak wacana penundaan," katanya, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Kapolri Sebut Siapapun Pemimpin 2024, Polarisasi Politik Akan Jadi Masalah Berat

Menurutnya, wacana penundaan Pemilu harus diantisipaisi, karena wacana tersebut tidak relevan. Untuk kasus Indonesia telah membuktikan ketika terjadi krisis 1999, Indonesia tetap bisa menyelenggarakan Pemilu.

"Begitu pula ketika krisis Covid 2020, pemerintah tetap dapat menyelenggarakan Pilkada dengan sukses. Hal itu adalah bukti empiris, bahwa krisis tidak ada hubungannya dengan hajatan politik," tuturnya.

Romli mengatakan, Pemilu harus tetap dilaksanakan karena terkait kekuasan tertinggi yang ada di tangan rakyat atau Kedaulatan rakyat. Pemilu tidak boleh ditunda, apalagi wacana perpanjangan jabatan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement