JAKARTA - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) optimis dapat mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarahnya dengan beberapa sgrategi bisnis yang telah disiapkan.
”Perseroan optimis dapat meneruskan tren kinerja positif, kembali mencapai double digit growth dan meraih pendapatan all-time high di tahun 2022,” kata Direktur Utama BWPT, Henderi Djunaidi dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (22/11/2022).
Berdasarkan laporan keuangan kuartal tiga 2022, perseroan membukukan pendapatan senilai Rp3,43 triliun. Angka tersebut melonjak 61,03% dari periode yang sama tahun 2021 yang sebesar Rp2,13 triliun. Secara rinci, penjualan minyak kelapa sawit mencatatkan kenaikan dari Rp1,85 triliun menjadi Rp2,97 triliun pada kuartal III/2022.
Selanjutnya, penjualan inti kernel dan tandan buah segar masing – masing menyumbangkan Rp367,74 miliar dan Rp94,66 miliar.
Kemudian beban pokok penjualan BWPT tercatat naik menjadi Rp2,71 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun. Seiring dengan hal tersebut, laba usaha BWPT tercatat naik menjadi Rp457,09 miliar dari Rp168,47 miliar pada kuartal III/2021.
Lalu rugi sebelum pajak perusahaan turun drastis dari Rp1,75 triliun menjadi Rp190,22 miliar pada kuartal III/2022. Dengan pencapaian itu maka BWPT mampu menekan rugi bersih perusahaan menjadi Rp14,04 miliar dari Rp1,73 triliun pada kuartal III/2021.