Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batas Potongan Platform Ojol 8 Persen Dinilai Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital 

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |17:05 WIB
Batas Potongan Platform Ojol 8 Persen Dinilai Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital 
Ojek Online (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Asosiasi Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (Modantara) menilai rencana pembatasan bagi hasil antara mitra dengan platform aplikator menjadi maksimum 8% yaitu kebijakan yang terlalu drastis dan dipaksakan. 

Kebijakan tersebut berisiko menimbulkan dampak sistemik yang bisa menghentikan denyut nadi ekonomi digital Indonesia, jika diterapkan tanpa kajian dan diskusi mendalam dengan para pelaku industri.  

Menyikapi hal tersebut, Modantara meminta pemerintah meninjau kembali secara menyeluruh angka bagi hasil platform yang diubah menjadi 8% dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

"Kami meyakini bahwa niat baik untuk meningkatkan kesejahteraan mitra, tidak boleh berubah menjadi krisis baru,” kata Direktur Eksekutif Modantara Agung Yudha dalam pernyataan tertulis, Minggu (3/5/2026).

Modantara memahami semangat pemerintah meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi . Namun kebijakan yang baik harus berpijak pada data, realitas ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem. 

Batas potongan 8% mungkin terdengar sederhana, tapi dampaknya bisa sangat luas, bahkan dapat mengurangi ruang platform untuk menjaga kualitas layanan, insentif, dan keselamatan mitra. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement