Share

12 Fakta BSU Rp600.000 Cair di Kantor Pos, Pekerja Buruan Ambil!

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Sabtu 26 November 2022 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 320 2714525 12-fakta-bsu-rp600-000-cair-di-kantor-pos-pekerja-buruan-ambil-nJJh3B2ott.jpg BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pekerja bisa mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji Rp600.000 di kantor pos.

Pencairan BSU tersebut dari tahap 1 hingga 7. Target 14,6 juta pekerja di Indonesia mendapatkan BSU 2022 hingga akhir 2022.

Dirangkum Okezone Sabtu (26/11/2022), berikut fakta-fakta terkait BSU tahap 7:

1. Target 14,6 Juta Pekerja Menerima BSU Rp600.000

Hingga saat ini sebanyak 11.112.260 pekerja di Indonesia sudah menerima BSU atau BLT subsidi gaji Rp600.000. Pencairan BSU tersebut dari tahap 1 hingga 7. Target 14,6 juta pekerja di Indonesia mendapatkan BSU 2022 hingga akhir 2022.

2. 3,6 Juta Pekerja Mengambil BSU di Kantor Pos

Pencairan BSU di kantor pos sudah sebanyak 1.590.380 pekerja dari total alokasi 3,6 juta penerima atau 44,23% dari target.

3. Bisa Cair Melalui Kantor Pos

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan BSU tahap 7 mulai dicairkan pada November 2022. Pekerja yang tidak memiliki rekening di Bank Himbara dapat mencairkan BSU melalui Kantor Pos.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

4. Cara Mengambil BSU Rp600.000 di Kantor Pos

1. Cek status penerima BSU (pengecekan dilakukan melalui web Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan)

Bila lolos atau tertera sebagai calon penerima

Datang ke Kantor Pos

Membawa KTP

5. Mekanisme Pencarian BSU di Kantor Pos

Penerima BSU datang ke Kantor Pos atau lokasi pembayaran di perusahaan/pabrik/kantor penerima

Penerima BSU menunjukkan QR Code yang ditampilkan di aplikasi Pospay (dengan terlebih dahulu mengunduh dan menginstall aplikasi Pospay pada playstore) Jika penerima BSU tidak memiliki ponsel, juru bayar Kantor Pos akan melakukan pengecekan NIK penerima melalui aplikasi Danom Satuan

QR Code dipindai oleh juru bayar menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC)

Juru bayar memverifikasi data penerima BSU dan identitas fisik, kemudian mengambil foto e-KTP asli penerima BSU.

Jika hasil verifikasi dan validasi sesuai, juru bayar akan mengambil foto penerima BSU

Penerima BSU menandatangani daftar nominatif/bukti penerimaan dana BSU

Juru bayar menyerahkan uang BSU

Penerima melengkapi username, password, dan PIN agar dapat menggunakan Pospay untuk penerimaan bantuan berikutnya, atau untuk bertransaksi keuangan lainnya.

6. Dapat Diambil Melalui Komunitas Pekerja

"Selain disalurkan melalui Kantor Pos, PT Pos Indonesia mencairkan BSU melalui komunitas (perusahaan atau instansi) tempat pekerja berkumpul, dan petugas Kantor Pos yang mendatangi bila ada pekerja yang sakit," ujar Faizal.

7. Diadakan Strategi Penyaluran

Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris menambahkan pihaknya melakukan berbagai strategi agar target penyaluran bisa tuntas sebelum akhir November, yaitu dengan melakukan sosialisasi di berbagai media elektronik, online, cetak dan media sosial, menambah waktu pelayanan hingga pukul 20.00 WIB hingga Sabtu dan Minggu di Kantor Pos agar tidak mengganggu jam kerja para pekerja.

8. Diterima Tanpa Potongan

Dengan menerapkan sistem yang terorganisir dengan baik, proses pengambilan BSU di Kantor Pos pun terbilang cepat dan efisien. Uang BSU sebesar Rp600 ribu pun diserahkan kepada penerima tanpa potongan apapun.

9. Pekerja Harus Ikut Aktif Mengecek Status BSU

Penyaluran BSU menurut Haris, sedikit berbeda dengan penyaluran BLT BBM, dimana untuk BSU pekerja harus aktif mengecek apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak melalui website Kemenaker.

Penerima juga bisa mengecek melalui aplikasi PT Pos Indonesia, yaitu Pospay sehingga tidak perlu repot datang ke Kantorpos hanya untuk mengecek.

10. Kerahasiaan Data Penerima BSU Dijamin

Mengenai kerahasiaan data penerima BSU, Pos Indonesia menjamin bahwa foto e-KTP penerima BSU di aplikasi Pospay tidak disimpan oleh Pos Indonesia.

Proses pemindaian e-KTP hanya untuk memudahkan pengecekan NIK e-KTP penerima BSU. Bagi penerima BSU yang tidak memiliki smartphone, pengecekan bisa dilakukan melalui Kantor Pos, atau melalui surat pemberitahuan yang diberikan melalui perusahaan tempat penerima BSU bekerja.

11. Cara Mengecek Status BSU Secara Online

1. Kunjungi website kemnaker.go.id

2. Daftar akun apabila belum memiliki akun, maka Anda harus melakukan pendaftaran. Lengkapi pendaftaran akun

3. Aktivasi akun dengan menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone Anda

4. Login ke dalam akun Anda lengkapi profil biodata diri Anda berupa foto profil, tentang Anda, status pernikahan dan tipe lokasi

5. Cek notifikasi

6. Setelah itu, Anda akan mendapatkan notifikasi yang akan berisi mengenai status penerima subsidi upah (seperti terdaftar sebagai calon penerima BSU atau tidak terdaftar), serta menunjukkan memenuhi syarat atau tidaknya, bahkan notifikasi mengenai penyaluran dana kepada penerima bantuan

12. BSU Dapat Diantar Sampai Rumah

Adapun metode penyaluran BSU dilakukan dengan tiga cara, yaitu penerima datang ke Kantor Pos, dibayarkan melalui komunitas (perusahaan atau instansi) tempat pekerja berkumpul, dan petugas Kantor Pos ya

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini