Share

Laba Bali United (BOLA) Anjlok 74% di Kuartal III-2022

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 278 2718666 laba-bali-united-bola-anjlok-74-di-kuartal-iii-2022-mxnqiN61vv.jpg Laba BOLA (Foto: Okezone)

JAKARTA โ€“ PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) di kuartal III-2022 terkoreksi. Di mana emiten pengelola klub sepakbola Bali United ini meraih laba bersih Rp29,975 miliar atau anjlok 74,5% dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp114,37 miliar.

Dampaknya, laba per saham melorot ke level Rp5 per lembar, sedangkan akhir September 2021 berada di level Rp19,06.

Sementara pendapatan melonjak 197% menjadi Rp259,09 miliar yang ditopang peningkatan pendapatan siaran langsung lewat pita lebar dan rekaman video sebesar 245% menjadi Rp107,77 miliar.

Senada, pendapatan manajemen klub komersial melambung 216% menjadi Rp57,26 miliar. Bahkan, pendapatan lain lain terbang 1175% menjadi Rp51,639 miliar.

Walau beban operasi bengkak 133% menjadi Rp240,02 miliar. Tapi BOLA dapat membukukan laba operasi Rp19,072 miliar. Namun pendapatan bunga anjlok 89,5% sisa Rp15,115 miliar.

Dampaknya, laba sebelum pajak melorot 71,3% sisa Rp33,469 miliar. Sementara itu, kewajiban bertambah 2,1% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp63,224 miliar. Pada sisi lain, ekuitas meningkat 4% menjadi Rp727,55 miliar.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Lalu kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi mencapai Rp36,544 miliar. Pasalnya, penerimaan dari pelanggan hanya Rp282,54 miliar.

Tapi penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp222,1 miliiar dan pembayaran kepada karyawan sebesar Rp92 miliar. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 370 miiliar dan laba bersih sekitar Rp 30 miliar seiring dengan kompetisi Liga 1 yang telah di mulai.

โ€Target pendapatan kami di 2022 pasti bertumbuh dibanding 2021, kami targetkan sekitar Rp370 miliar pendapatannya, dengan target net income kami sekitar Rp30 miliar di 2022," kata Direktur Bali Bintang Sejahtera, Yohanes Ade BM.

Perseroan mengaku optimis target tersebut bakal tercapai dengan melihat pencapaian positif perseroan di kuartal pertama 2022. Disebutkan, kontribusi Liga 1 ke pendapatan BOLA di kuartal pertama hanya Rp5 miliar atau setara 1,3%. Hanya saja, kata Direktur BOLA, Putri Paramita Sudali, bisnis utama Bali United bukan hanya di liga saja, tetapi yang terbesar dari sponsorship.

Ke depan, menurutnya, pendapatan dari sponsorship Bali United akan tetap meningkat tetapi dengan porsi yang akan terbagi lebih rata dibandingkan saat ini. "Jadi kami bukan lagi mengembangkan fokus di olahraga, tapi semua lini bisnis kami, dengan pendapatan yang diharapkan meningkat. Karena memang value sepak bola sudah pasti setiap tahunnya akan meningkat," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini