Share

Aneka Gas Industri (AGII) Raih Laba Rp70,38 Miliar hingga Kuartal III-2022, Merosot 59%

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 278 2719231 aneka-gas-industri-agii-raih-laba-rp70-38-miliar-hingga-kuartal-iii-2022-merosot-59-P3tmVEP2b6.jpg Laba AGII (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) mencatatkan penurunan laba bersih per September 2022. Laba bersih perseroan merorost 59,20% menjadi Rp70,38 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp172,52 miliar.

Sejalan dengan penurunan laba, angka penjualan perseroan pun susut 8,29% menjadi Rp1,90 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,07 triliun. Melansir laporan keuangan, penjualan produk gas tercatat sebesar Rp1,73 triliun, serta penjualan jasa dan peralatan sebesar Rp164,64 miliar.

Berdasarkan pelanggannya, penjualan kepada pihak ketiga tercatat sebesar Rp1,82 triliun, dan kepada pihak berelasi sebesar Rp77,07 miliar.

Perseroan menjelaskan bahwa, seluruh penjualan per kuartal III 2022 merupakan penjualan lokal, dengan persentase penjualan produk gas sebesar 91% dari total penjualan perseroan.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan AGII tercatat sebesar Rp1,05 triliun. Lalu, beban penjualan sebesar Rp303,25 miliar, beban umum dan administrasi sebesar Rp216,11 miliar, serta beban pendanaan sebesar Rp259,94 miliar.

Hingga akhir September 2022, total nilai aset AGII juga turun 1,89% menjadi Rp8 triliun, dibandingkan pada posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp8,16 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,40 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,60 triliun.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Perseroan menyebut, permintaan gas industri sudah mulai meningkat dengan adanya pemulihan di sektor-sektor pelanggan seperti manufaktur, infrastruktur, energi, engineering, dan yang lain-lain. Selain itu, program-program hilirisasi industri juga akan mendorong pembangunan-pembangunan industri di berbagai daerah.

Terkait strategi bisnis hingga lima tahun ke depan, perseroan menerapkan tiga pilar transformasi, yakni market development, process improvement, juga human capital transformation.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini