Perseroan menargetkan pendapatan hingga akhir tahun 2022 mencapai USD122 juta, sementara laba bersih ditargetkan sebesar USD6,5 juta hingga USD7 juta.
Dalam menjalankan bisnisnya, perseroan terus berupaya mengidentifikasi peluang-peluang untuk dapat mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia, baik dengan cara organik ataupun anorganik. Organik adalah dengan mencari tender-tender EBT, sedangkan anorganik adalah melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang sebelumnya sudah bergerak dibidang EBT.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.