Share

Rukun Raharja (RAJA) Raup Laba Rp71,48 Miliar di Kuartal III-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 278 2721435 rukun-raharja-raja-raup-laba-rp71-48-miliar-di-kuartal-iii-2022-Z9fzIIHVsv.jpg Laba RAJA (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) meraup laba bersih USD4,59 juta atau Rp71,48 miliar.

Bedasarkan keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (6/12/2022), laba bersih perseroan meroket hingga 4.245% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar USD105,74 ribu. Penjualan gas berkontribusi sebesar USD73,82 juta atau Rp1,14 triliun.

Selanjutnya, pendapatan toll fee tercatat sebesar USD6,59 juta atau Rp102,64 miliar, pendapatan operating maintenance sebesar USD2,12 juta atau Rp33,12 miliar, pendapatan gas compressor sebesar USD1,90 juta atau Rp29,67 miliar, serta pendapatan lainnya sebesar USD3,41 juta atau Rp53,19 miliar.

Pertumbuhan laba sejalan dengan pendapatan perseroan yang naik menjadi USD87,87 juta atau Rp1,36 triliun, atau naik 20,84% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD72,72 juta.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar USD73,63 juta atau Rp1,14 triliun, serta beban umum dan administrasi tercatat sebesar USD8,98 juta atau Rp139,69 miliar.

Per September 2022 total nilai aset RAJA sebesar USD250,85 juta atau Rp3,90 triliun, atau naik dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar USD245,58 juta. Liabilitas sebesar USD122,96 juta dan ekuitas sebesar USD127,88 juta.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Perseroan menargetkan pendapatan hingga akhir tahun 2022 mencapai USD122 juta, sementara laba bersih ditargetkan sebesar USD6,5 juta hingga USD7 juta.

Dalam menjalankan bisnisnya, perseroan terus berupaya mengidentifikasi peluang-peluang untuk dapat mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia, baik dengan cara organik ataupun anorganik. Organik adalah dengan mencari tender-tender EBT, sedangkan anorganik adalah melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang sebelumnya sudah bergerak dibidang EBT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini