JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan saat ini terdapat 27 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Di mana dalam aksi ini diperkirakan dana yang diperoleh sebesar Rp16,3 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan rincian perusahaan yang akan melakukan rights issue yakni, sebanyak 9 perusahaan berasal dari sektor keuangan.
BACA JUGA:Isu Resesi, Begini Cara BEI Sambut 2023
Diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor siklikal masing-masing 4 perusahaan.
Kemudian, dari sektor transportasi dan logistik, sektor non siklikal, dan sektor properti masing-masing sebanyak 2 perusahaan.
Serta, dari sektor energi, sektor kesehatan, sektor bahan baku dan sektor teknologi masing-masing 1 perusahaan.
“Jumlah perusahaan yang berencana melakukan right issue paling banyak masih dari sektor keuangan,” kata Nyoman kepada Wartawan, Kamis (22/12/2022).