Kantor Anggaran Kongres (CBO) memperkirakan ini akan menghemat USD1,3 triliun selama satu dekade.
Namun penghematan itu mungkin menjadi ilusi, karena Kongres bebas mengabaikan batas pengeluaran yang ditentukan sendiri dalam waktu dua tahun.
Selain itu, pemotongan pajak yang disahkan oleh Partai Republik pada 2017 berakhir sesuai jadwal pada 2025, meski partai tersebut mendorong untuk memperpanjangnya.
Lebih buruk lagi, suku bunga yang lebih tinggi mendorong biaya layanan utang pemerintah.
CBO memproyeksikan jumlahnya akan naik tiga kali lipat menjadi USD 1,4 triliun pada 2033, jauh melebihi anggaran pertahanan yang diproyeksikan pada saat itu.
Sebelumnya dalam negosiasi batas utang AS, Presiden Joe Biden dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kevin McCarthy bersumpah untuk tidak menyentuh pendorong utama utang negaranya.
Adapun yang dimaksud adalah biaya pensiun, jaminan sosial dan tunjangan kesehatan Medicare.
CBO menyebut Biaya Jaminan Sosial diproyeksikan meningkat sebesar 67% pada tahun 2032, dan program kesehatan Medicare untuk manula akan menelan biaya hampir dua kali lipat selama periode itu.
Manula atau orang yang berusia 65 tahun atau lebih tua menduduki 46% populasi AS, naik dari 34% tahun ini.
Kedua program ini menyumbang sekitar 37% dari pengeluaran federal.
Program lain untuk veteran dan masyarakat berpenghasilan rendah mendorong pengeluaran jaring pengaman hingga lebih dari setengah anggaran.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.