JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) meraih laba bersih kepada entitas induk senilai Rp7,08 triliun hingga kuartal III-2023. Jumlah itu meningkat 52,44% year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Kinerja ini mendorong laba per saham dasar INDF menanjak di level Rp807 per saham, dari sebelumnya Rp529 per saham.
Dari sisi topline, penjualan INDF meningkat 3,79 persen year-on-year (yoy) mencapai Rp83,88 triliun. Segmen konsumen bermerek mengambil porsi terbesar senilai Rp51,26 triliun, disusul produk Bogasari yang mencapai Rp23,21 triliun, dan agribisnis di angka Rp11,81 triliun.
Pasar domestik berkontibusi sebesar Rp65,19 triliun dari total penjualan INDF. Selanjutnya disusul negara Timur Tengah dan Afrika yng mencapai Rp11,63 triliun, hingga Asia Rp5,15 triliun.
Kendati beban pokok ikut menanjak mengikuti kenaikan pendapatan, tetapi gross profit margin yang kuat mampu dipertahankan. Alhasil laba kotor tetap tumbuh di angka Rp26,18 triliun, terpaut Rp1 triliun lebih dari tahun sebelumnya.