Menurutnya, strategi yang diusung pasangan nomor urut 3 itu salah satu kekuatan yang diprioritaskan yakni tentang bagaimana meningkatkan kualitas dari contoh lahan padi, sawah, sehingga bisa panen tiga kali dalam setahun.
"Karena pupuk lantas ada bibit unggul lalu apa namanya SDM petani ditingkatkan dan fokus benar-benar untuk pertanian, untuk ketahanan pangan ini sudah ada roadmapnya ke arah itu lalu apa yang gagal yang food Estate yang gagal itu karena tidak ada riset awal itu ke depan tidak akan terulang lagi," terangnya.
Program Ganjar dan Mahfud yang akan memperkuat daerah-daerah itu juga dinilainya merupakan sebuah rencana yang tepat.
"Contoh misalnya, yang bagus untuk lahan sayur-mayur, cabai dan beraneka bawang-bawangan itu di mana itu digenjot, diperbanyak. Lantas di daerah yang penghasil padi yang bagus, nah itu justru ditingkatkan kualitasnya. Sehingga sekalipun secara kuantitas lahannya tetap sama bahkan mungkin berkurang tetapi hasilnya meningkat karena kualitasnya itu ditingkatkan seperti itu dan itu sudah ada di roadmap visi misinya Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Itu sudah cocok sekali begitu ya karena kan kita juga melihat dari kemarin yang gagal begitu terus jadi apa sih yang bisa dilakukan begitu untuk Indonesia ini menjadi lebih maju dan lebih unggul begitu," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)