Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Tol Cipali dari Pemilik hingga Titik Kemacetan Baru di Libur Nataru

Arfiah , Jurnalis-Sabtu, 23 Desember 2023 |06:04 WIB
7 Fakta Tol Cipali dari Pemilik hingga Titik Kemacetan Baru di Libur Nataru
Fakta Jalan Tol Cipali. (Foto: PUPR)
A
A
A

3. Bakal Jadi Titik Macet Baru saat Libur Nataru

 

Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) bakal jadi titik kemacetan baru imbas beroperasinya jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang- Dawuan).

Titik temu antara jalan tol Cisumdawu dan Cipali berada di KM 150, hal ini membuat jalan tol Cipali bakal lebih banyak menampung kendaraan baik dari arah tol Cisumdawu, maupun kendaraan yang dari arah tol Japek.

Hal ini didasari oleh ruas tol Cipali yang hanya berjumlah 2 lajur. Sedangkan tol tersebut harus siap untuk menampung kendaraan dari arah tol Cisumdawu yang berjumlah 4 lajur, dan tol Jakarta - Cikampek 4 lajur (Eleveted dan non Eleveted).

4. Langkah Antisipasi Kementerian PUPR

Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi bottleneck pada titik tersebut pihaknya telah membangun jalur transisi sepanjang 300 meter untuk masuk ruas tol Cipali.

"Saat ini di pertemuan Cisumdawu dan Cipali sementara kita buat jalur transisi (tapper) sepanjang 300 meter supaya aman kendaraan ke jalur Cipali," ujar Triono.

5. LMS Diminta untuk Tambah Lajur Tol

Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono menjelaskan, saat ini pihaknya telah meminta PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pemegang konsesi tol Cipali, untuk menambah 1 lajur, menjadi 3 lajur. Sehingga bisa lebih banyak menampung kendaraan dari arah Cisumdawu dan Japek.

"Kita merencanakan pelebaran Cipali secara bertahap. Namun untuk lokasi-lokasi krusial rawan kemacetan akan kita dahulukan. Saya sudah minta BUJT LMS untuk segera memprogramkan pelebaran di lokasi-lokasi tersebut secara bertahap," katanya.

6. Tol Cisumdawu Bakal Geser Titik Macet

 

Juru bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaya mengatakan, lewat pengoperasian seluruh Seksi tol Cisumdawu akan menggeser titik kemacetan yang biasanya terjadi di KM 47 tol Japek, imbas pertemuan Tol Layang MBZ dan Japek non elevated ke KM 150 ruas tol Cipali (Cikopo-Palimanan).

"Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar," kata Endra.

7. Pelebaran Jalur di Tol Cipali

Kementerian PUPR menyampaikan saat ini tengah dilakukan pelebaran jalan pada ruas Tol Cikopo-Palimanan di KM 71 sampai KM 85 dari 2 lajur menjadi 3 lajur.

Direktur Jendral Bina Marga Hedy Rahadian menjelaskan, penambahan lajur diharapkan mampu untuk memperlancar arus kendaraan terutama ketika volume kendaraan meningkat ketika masuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2024.

"Saat ini sedang dilakukan pelebaran, khususnya di KM 71 sampai dengan KM 85 di tol Cipali. Kita harapkan nanti H-10 pelebaran KM 71 sampai dengan KM 85 ini sudah tuntas," ujar Hedy.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement