Jika dilihat menurut negara dan kawasan tujuan utama ekspor, nilai ekspor non migas ke China tercatat USD58,24 miliar atau naik 6,42 persen dibandingkan Januari-November 2024.
Jika dibandingkan secara kumulatif dengan periode tahun lalu, pada Januari-November 2025 ekspor non migas ke Amerika Serikat, ASEAN dan Uni Eropa mengalami peningkatan. Sementara ke India mengalami penurunan.
Sementara, untuk nilai ekspor hanya November 2025 mencapai USD22,52 miliar atau turun 6,60 persen dibanding November tahun lalu.
Nilai ekspor migas tercatat USD0,88 miliar atau turun 32,88 persen, sedangkan nilai ekspor non migas tercatat turun 5,09 persen dengan nilai USD21,64 miliar.
Adapun total nilai ekspor mengalami penurunan secara tahunan, utamanya didorong oleh penurunan nilai ekspor migas yaitu pada komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan atau nabati, serta besi dan baja.
(Dani Jumadil Akhir)