Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |11:48 WIB
 APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026
APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026 (Foto: Okezone)
A
A
A

Meskipun mencatatkan defisit di awal tahun, Purbaya menjelaskan bahwa selisih tersebut merupakan bagian dari strategi akselerasi pemerintah untuk memastikan program-program strategis langsung berjalan di awal tahun.

"Ini menentukan akselerasi belanja pemerintah, khususnya program prioritas," ujarnya.

Purbaya memastikan bahwa APBN akan terus berperan sebagai instrumen countercyclical atau penggerak ekonomi di tengah ketidakpastian global. Pemerintah optimistis momentum pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2026 akan terus terjaga melalui pengelolaan fiskal yang kredibel.

"Kita optimis APBN mendukung momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2026," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement