Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan Ungkap Jurus Jaga Keamanan Pangan Hadapi El Nino Godzilla

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2026 |16:19 WIB
Mentan Ungkap Jurus Jaga Keamanan Pangan Hadapi El Nino Godzilla
Mentan Amran (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi fenomena Godzilla El Nino pada April 2026. Kondisi ini diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang dan kering di Indonesia sehingga berpotensi menekan produksi sektor pertanian nasional.

Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga selama periode cuaca ekstrem tersebut berlangsung.

“Ada El Nino Godzilla ke depan, itu mulai bulan depan April. Diperkirakan sampai enam bulan. Insyaallah pangan, khususnya sektor pangan, aman,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementan, Jakarta pada Senin (30/3/2026).

Menurut Mentan Amran, pengalaman menghadapi El Nino pada 2023 menjadi dasar pemerintah memperkuat strategi mitigasi. 

Saat itu, pemerintah sempat memperkirakan kebutuhan impor pangan mencapai 10 juta ton, namun angka tersebut berhasil ditekan menjadi sekitar 3,7 juta ton melalui percepatan pompanisasi, pembangunan irigasi, dan optimalisasi lahan rawa.

Dia menjelaskan, infrastruktur pertanian saat ini jauh lebih siap dibanding beberapa tahun lalu. 

Puluhan ribu pompa air telah terpasang di berbagai sentra produksi, sementara optimalisasi lahan rawa memungkinkan intensitas tanam meningkat dari satu kali menjadi hingga tiga kali tanam dalam setahun.

"Jadi infrastruktur untuk menghadapi El Nino sudah jauh lebih baik. Pompanisasi itu puluhan ribu pompa di lapangan dan sudah terpasang. Irigasi pompa sudah jalan. Kemudian oplah, yang dulu tanamnya satu kali bisa menjadi tiga kali, ada dua kali bisa menjadi tiga kali," tegasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement