Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Lesu, Terkoreksi ke Rp17.104 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |17:30 WIB
Rupiah Lesu, Terkoreksi ke Rp17.104 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Selain itu, Iran ingin mengenakan biaya bagi kapal yang melewati selat tersebut berdasarkan kesepakatan perdamaian, kata seorang pejabat Teheran kepada Reuters pada 7 April. Para pemimpin Barat dan badan pelayaran PBB telah menolak gagasan tersebut.

Jalur penting untuk aliran minyak dan gas ini telah ditutup secara efektif oleh konflik yang dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran. Sekitar 50 aset infrastruktur di Teluk telah rusak akibat serangan drone dan rudal selama hampir enam minggu sejak konflik dimulai, dan sekitar 2,4 juta barel per hari kapasitas penyulingan minyak telah dinonaktifkan, menurut JPMorgan.

Pasar sekarang menunggu data inflasi konsumen AS yang penting yang akan dirilis pada hari Jumat, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan Federal Reserve. Ekonom memperkirakan CPI utama akan meningkat karena lonjakan harga energi di tengah konflik Timur Tengah.

Dari sentimen domestik, survei konsumen yang dirilis Bank Indonesia (BI) menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini masih kuat pada Maret 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat 115,4, masih berada pada level optimistis (di atas 100), meski sedikit lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 115,9.

Bank sentral menjelaskan bahwa tetap kuatnya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini terutama ditopang oleh peningkatan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang naik menjadi 129,2, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 125,0.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement