“BRI kan berorientasi profit, ini tidak berorientasi profit. Iya tidak rugi, tetapi tidak menetapkan bunga yang tinggi. Yang penting pembiayaannya bisa dilakukan secara berkesinambungan dan benar-benar membantu UMKM, serta didesain dalam ekosistem yang menyeluruh,” katanya.
Saat ini, perhitungan mengenai skema pendanaan serta valuasi masih terus dilakukan. Sejalan dengan itu, opsi barter aset dianggap sebagai cara yang efektif untuk meminimalkan kebutuhan anggaran.
Perlu diketahui, PNM membukukan laba bersih sebesar Rp1,13 triliun pada tahun buku 2025. Dalam laporan kinerja keuangan, tercatat jumlah pendapatan bunga dan syariah PNM mencapai Rp15,78 triliun.
Sementara itu, Geo Dipa Energi memproyeksikan pendapatan tahun lalu mencapai Rp1,07 triliun. Pendapatan tersebut disokong dari kinerja dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), yakni PLTP Dieng dan Patuha.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.