Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Tuntas hingga Opsi Diambil Alih Kemenkeu

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 12 April 2026 |07:05 WIB
5 Fakta Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Tuntas hingga Opsi Diambil Alih Kemenkeu
5 Fakta Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Tuntas hingga Opsi Diambil Alih Kemenkeu (Foto: KCIC)
A
A
A

3. Pengelolaan Kereta Cepat Whoosh

Terkait operasional, Kepala BP BUMN menambahkan pengelolaan kereta cepat tetap berada di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Adapun terkait struktur kepemilikan dan pendanaan akan dijelaskan lebih lanjut saat pengumuman resmi.

"Nah ini nanti akan kita sampaikan. Kan nggak surprise lagi nanti saya dan Pak Menkeu tentunya akan barengan untuk menyampaikan kepada publik mengenai proses penyelesaian ini. Tapi yang pasti buat teman-teman sekalian penyelesaiannya sudah segera akan kita tandatangani dan kita bereskan," kata Dony.

Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa layanan kepada masyarakat tidak akan terganggu, bahkan diharapkan semakin baik setelah adanya kejelasan struktur pendanaan proyek kereta cepat tersebut.

"Dan yang paling penting adalah layanan kepada publik tidak terganggu dan justru akan menjadi semakin baik, sehingga dengan kejelasan mengenai struktur pendanaan daripada kereta api cepat kita," ujar dia.

4. Opsi Diambil Alih Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa juga buka-bukaan soal opsi Kereta Cepat Whoosh diambil alih Kemenkeu. Menurut Purbaya, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan Danantara untuk penyelesaian masalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus,” kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan, sudah memiliki keputusan terkait penyelesaian Whoosh dan semua akan diumumkan pada waktunya. “(Pembahasannya) sudah selesai, tinggal formalitas, tapi saya belum bisa umumin karena bukan saya sendiri yang terlibat, itu nanti akan diumumkan mungkin. Tapi sudah clear itu seperti apa nanti pengelolaannya,” ujar dia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement