"Ini merupakan platform promosi berkelanjutan yang sangat baik untuk memberikan kesempatan bagi UMKM Indonesia masuk ke dalam rantai pasok industri makanan dan minuman regional, bahkan global," ujar Fajarini.
Ia menambahkan, sektor makanan dan minuman menjadi salah satu tulang punggung industri nasional yang menopang kinerja ekspor dalam beberapa tahun terakhir.
Tercatat, ekspor produk makanan dan minuman Indonesia tumbuh 23,35% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2025. Sementara itu, ekspor ke Singapura juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 23,21% (YoY).
Ke depan, Kemendag akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BI dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), guna memperkuat akses pembiayaan dan promosi bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar regional maupun global.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.