Tak hanya itu, kenaikan harga minyak mentah dunia juga menjadi perhatian pasar. Jika harga energi terus melonjak, tekanan inflasi global bisa meningkat dan mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi ini akan memperkuat posisi dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.
Meski demikian, Ibrahim menilai pergerakan rupiah tetap sangat bergantung pada respons Bank Indonesia serta perkembangan situasi global dalam beberapa hari ke depan. Intervensi di pasar valas dan stabilitas domestik dinilai akan menjadi penopang penting agar pelemahan rupiah tidak berlangsung lebih dalam.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.