Langkah proaktif lainnya adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) monitoring free float yang melibatkan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta asosiasi pelaku pasar yakni Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI).
“Satgas monitoring free float sudah melakukan pertemuan pertama pada Juni 2026. Pertemuan berikutnya akan diadakan rutin tiga bulan berikutnya,” kata Saidu.
Sebagai upaya lanjutan, BEI juga memfasilitasi emiten melalui public expose live yang telah berlangsung pada 9-11 Juni 2026 bagi 8 emiten dengan free float di bawah 15 persen, dan akan kembali diadakan pada September mendatang.
“Terakhir, Bursa juga akan mengadakan roadshow bagi perusahaan tercatat kepada investor di dalam dan luar negeri, mulai Agustus 2026 mendatang,” ucapnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.