Menurut Hashim, antusiasme tersebut terus menguat seiring upaya pemerintah membangun sistem perdagangan karbon yang kredibel dan terintegrasi.
"Hari ini we delivered, kita sudah wujudkan ini adalah hasil pekerjaan Pemerintah Indonesia yang patut dibanggakan bahwa hari ini kita mulai suatu sistem registrasi unit karbon yang betul-betul bisa bekerja dan berfungsi dengan baik," ujarnya.
Dia menambahkan, dengan beroperasinya SRUK yang terhubung dengan Bursa Karbon Indonesia, banyak investor dan pelaku pasar internasional kini telah siap masuk ke pasar karbon domestik.
"Saya bisa melaporkan kepada bapak ibu media bahwa banyak sekali investor dan pelaku-pelaku dari luar negeri yang sudah siap untuk masuk ke pasar karbon Indonesia," pungkas Hashim.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.