Data dari lebih dari 3.500 CCTV juga terintegrasi dengan aplikasi Travoy sehingga pengguna jalan dapat memperoleh informasi lalu lintas secara langsung.
Selain meningkatkan layanan digital, Jasa Marga juga merejuvenasi rest area agar tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi berkembang sebagai destinasi yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar koridor jalan tol.
Jasa Marga mencatat pada Kuartal I 2026 pendapatan usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga terus melanjutkan pembangunan sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi, Yogyakarta–Bawen, Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo, Jakarta–Cikampek II Selatan, dan Akses Patimban sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.