“BI perlu segera menegaskan bahwa sasaran inflasi, pendekatan stabilisasi rupiah, dan keputusan suku bunga tetap berdasarkan data serta perkembangan risiko. Pemerintah juga perlu menyampaikan bahwa proses penunjukan Gubernur baru tidak dimaksudkan untuk mengarahkan BI agar menurunkan suku bunga atau membiayai kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Secara keseluruhan, kata Josua, proses transisi kepemimpinan di BI dipastikan tidak akan mengganggu roda perekonomian nasional karena struktur internal bank sentral dinilai siap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah maupun pasar keuangan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.