Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebutuhan Investasi RI Rp8.705 Triliun, APBN Mampu Biayai Berapa?

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2026 |17:07 WIB
Kebutuhan Investasi RI Rp8.705 Triliun, APBN Mampu Biayai Berapa?
Kebutuhan Investasi RI Rp8.705 Triliun. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

"Kita harus mewujudkan pasar modal Indonesia yang dalam, likuid, serta trustable dan kredibel agar dapat berperan optimal memfasilitasi investasi dan mendukung target pertumbuhan ekonomi yang tinggi," tutur Juda.

Terlepas dari keterbatasan pembiayaan pembangunan, Juda memastikan bahwa kinerja APBN saat ini tetap terjaga pada jalur yang sehat di tengah guncangan ketidakpastian ekonomi global.

Penerimaan negara tercatat mampu bertumbuh secara stabil di kisaran 24 persen. Di samping itu, realisasi belanja pemerintah terbukti efektif berperan sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang kuartal pertama dan kedua tahun 2026.

Otoritas fiskal juga memastikan bahwa pengelolaan kas negara tetap mengedepankan asas kehati-hatian yang ketat guna meminimalkan risiko utang. Disiplin pengelolaan anggaran terus dipertahankan agar defisit fiskal tetap berada dalam batas toleransi undang-undang.

"Kami di Kementerian Keuangan bekerja keras menjaga kesehatan APBN sebagai instrumen utama kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga kehati-hatian dengan defisit di bawah 3 persen," kata Juda.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement