Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut BRI Buka-bukaan soal Industri Perbankan RI

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |10:19 WIB
Dirut BRI Buka-bukaan soal Industri Perbankan RI
Dirut BRI Buka-bukaan soal Industri Perbankan RI (Foto: Tangkapan Layar)
A
A
A

Dari sisi manajemen risiko, kualitas aset perbankan nasional menunjukkan tren perbaikan. Rasio Loan at Risk (LAR) industri berhasil ditekan dari 8,9 persen pada triwulan I-2026 menjadi 8,5 persen pada kuartal II-2026.

Kondisi likuiditas perbankan secara umum juga berada pada posisi yang sangat memadai (ample), yang tecermin dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) industri di level 88,3 persen. Sementara itu, tingkat profitabilitas perbankan terjaga stabil dengan Return on Assets (ROA) industri di posisi 2,5 persen.

"Jadi secara keseluruhan kami melihat industri perbankan Indonesia tetap kuat dan resilient dengan intermediasi yang semakin ekspansif dan kualitas aset yang membaik," kata  Hery.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement