"Bukan hanya melihat ini sebagai sebuah peluncuran, tapi sebagai bagian dari perjalanan industri untuk terus menghadirkan inovasi yang mengubah pasar modal Indonesia semakin mudah diakses, semakin dipahami dan semakin relevan bagi masyarakat," jelas Saidu.
Ia berharap inovasi teknologi tersebut dalam beberapa tahun ke depan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Salah satunya melalui semakin banyaknya investor yang memahami pasar, aktif berpartisipasi, serta menjalankan aktivitas investasi secara bertanggung jawab.
Maka itu, pemanfaatan teknologi diharapkan turut memperkuat pasar modal Indonesia sehingga dapat menjadi salah satu fondasi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan pasar saham akan selalu memiliki kompleksitas dan risiko. Karena itu, teknologi menurutnya bukan untuk menjanjikan keuntungan, melainkan membantu investor memahami informasi dengan lebih baik.
“Pasar akan selalu kompleks. Risiko tidak akan hilang. Tidak ada teknologi yang seharusnya menjanjikan bahwa setiap keputusan akan benar atau setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan,” kata Moleonoto.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.