Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut PLN Diganti di Tengah Gangguan Listrik Batam, Ini Penjelasan Danantara

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |21:53 WIB
Dirut PLN Diganti di Tengah Gangguan Listrik Batam, Ini Penjelasan Danantara
Danantara Indonesia mengakui gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026 menjadi sorotan di tengah penyegaran manajemen PT PLN (Persero). (Foto: Okezone.com/PLN)
A
A
A

JAKARTA – Danantara Indonesia mengakui gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026 menjadi sorotan di tengah penyegaran manajemen PT PLN (Persero). Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (14/10/2026), Danantara mencopot Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama PLN sebagai bagian dari penguatan manajemen dan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan bahwa penguatan PLN Group menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi berkelanjutan dan memastikan masyarakat merasakan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.

“Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas kami dalam penguatan PLN Group. Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan,” ujar Dony dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

Menurut dia, peningkatan layanan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung aktivitas dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.

Danantara menilai penguatan kinerja PLN Group perlu dilakukan agar perusahaan semakin mampu menyediakan pasokan listrik yang andal sekaligus memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Komitmen tersebut juga mencakup penguatan layanan PT PLN Batam menyusul gangguan pasokan listrik yang terjadi pada 12 Oktober 2026.

Dony menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PLN Batam atas ketidaknyamanan akibat gangguan tersebut. Dia mengatakan bahwa Danantara memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat dan dunia usaha serta berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan perusahaan.

“Kebutuhan pelanggan menjadi perhatian utama kami, dan kami berkomitmen untuk mendukung PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang semakin baik,” katanya.

Selain mendorong peningkatan layanan, Danantara juga menyiapkan penguatan pengelolaan PLN Batam. Dalam arah transformasi perusahaan, PLN Batam selanjutnya akan berada langsung di bawah Danantara Indonesia.

Langkah tersebut ditujukan untuk mengembangkan potensi perusahaan, meningkatkan layanan kelistrikan, serta memperkuat daya tarik investasi di Batam. Kawasan tersebut dinilai memiliki peluang pertumbuhan seiring dengan perannya sebagai salah satu penggerak perekonomian dan tujuan investasi di Indonesia.

Danantara menyebut PLN Batam menjalankan model bisnis mandiri tanpa menerima subsidi maupun kompensasi dari pemerintah. Dengan penguatan perusahaan dan peningkatan kualitas layanan, PLN Batam diharapkan dapat semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha.

Ke depan, penyegaran manajemen dan penguatan pengelolaan perusahaan diharapkan mampu memperkuat kinerja PLN Group sekaligus meningkatkan keandalan pasokan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement