Advertisement
Advertisement

Keputusan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Dinilai Tepat

Taufik Fajar , Jurnalis-Sabtu, 31 Oktober 2026 |10:50 WIB
Keputusan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Dinilai Tepat
Keputusan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Dinilai Tepat. (Foto: Okezone.com/Binti)
A
A
A

"Bahlil menunjukkan sikap yang jelas, yakni mendahulukan kedaulatan negara dibandingkan kepentingan bisnis atau investasi semata. Saya melihat Bahlil sebagai satu-satunya menteri saat ini yang paling memahami apa yang diinginkan Presiden dalam konteks keberpihakan terhadap kepentingan nasional," katanya.

Menurut Dedi, ketegasan pemerintah dalam mengelola sumber daya energi diperlukan agar Indonesia mampu memperjuangkan kepentingannya dalam hubungan internasional. Terlebih, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga kebutuhan domestik harus menjadi prioritas.

"Gerakan semacam ini diperlukan agar dunia melihat bahwa Indonesia memiliki nyali dan layak diperhitungkan. Kita tidak boleh selalu menempatkan kepentingan perdagangan di atas kedaulatan negara," tegasnya.

Dia menambahkan, kebijakan tersebut juga dapat menjadi pesan bagi negara-negara mitra bahwa Indonesia memiliki prinsip dalam menjalankan kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan energi.

"Dalam situasi seperti sekarang, bukan tidak mungkin dunia global mulai berpikir berkali-kali jika hendak mengambil langkah yang berpotensi merugikan Indonesia. Prabowo dan Bahlil bisa menjadi simbol keberanian baru Indonesia," ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement