Share

Harga BBM Vivo dan Shell Ikut Naik

Keduari Rahmatana Kholiqa, Okezone · Senin 26 Februari 2018 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 26 320 1864874 harga-bbm-vivo-dan-shell-ikut-naik-6VvOpFbkkL.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dampak kenaikan harga minyak dunia kembali tinggi yang akan berpengaruh kepada Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) dan terancam mengalami defisit.

Hal tersebut juga berdampak pada PT Pertamina (Persero) yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Selain Pertamina, pesaingnya seperti Vivo dan Shell juga mengalami dampak dari kenaikan harga minyak dunia tersebut.

 Baca juga: Mahalnya Harga BBM di SPBU Asing Dipertanyakan

Dikutip dari IDX Channel, Jakarta, Senin (26/2/2018), Vivo kini menjual harga BBM berjenis Revvo 90 atau setara dengan Pertalite yang sebelumnya dijual dengan harga Rp7.500 per liter kini menjadi Rp8.350 per liter. Sementara itu, untuk jenis Revvo 92 atau setara dengan Pertamax naik dari sebelumnya seharga Rp8.250 per liter menjadi Rp9.100 per liter. Keduanya naik sekitar Rp850 per liter.

 Baca juga: Ketua DPR Sebut Kenaikan Harga Pertamax Tidak Berdampak kepada Masyarakat

Sedangkan Shell yang sudah lebih dulu menaikkan harga BBM pada 19 Februari lalu. Jenis BBM Shell Super naik dari harga sebelumnya dari Rp8.950 per liter menjadi Rp9.250 per liter. Lalu jenis V-power dijual dengan harga Rp10.450 per liter dari sebelumnya Rp9.950 per liter dan jenis Shell Diesel naik dari sebelumnya Rp9.650 per liter menjadi Rp10.150 per liter.

 Baca juga: Naikkan Harga Pertamax Cs Sudah Tepat, Jika Tidak Pertamina Bisa Berdarah-darah

Harga-harga tersebut berlaku untuk daerah Jabodetabek. Jika dibandingkan dengan Pertamina, perusahaan plat merah tersebut menaikkan harga jauh lebih murah dibandingkan dengan para pesaingnya.

Sekadar informasi, perhitungan kenaikan harga BBM berdasarkan acuan dari kenaikan harga minyak dunia dan nilai kurs rupiah terhadap dolar. Jika dalam waktu bersamaan harga minyak dunia naik dan kurs rupiah melemah, hal itu akan mengakibatkan melonjaknya harga BBM atau jika harga minyak dunia turun tetai kurs rupiah melemah, harga BBM akan tetap sulit untuk turun.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini