Sepulang dari Palu, Menteri Luhut memberikan banyak usulan untuk korban bencana Palu yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
“Usulan saya kepada Pak Presiden Jokowi di antaranya pembangunan pusat-pusat logistik di 4 atau 5 titik aman. Isinya adalah alat-alat berat, kantung jenazah, pemurni air, genset, dan juga makanan. Harus ada semacam quick reaction force atau pasukan reaksi cepat yang dapat menjangkau daerah bencana maksimal 3 x 24 jam,” ujarnya.
Baca Juga: Mentan Pantau Distribusi Bantuan Korban Gempa Palu
Sembari menunggu usulannya disampaikan Presiden Jokowi, Menteri Luhut terus melakukan survei dan studi untuk mendukung usulan tersebut yang sudah dan sedang berlanjut. Para ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun dilibatkan.
“Saya libatkan juga Profesor Fumihiko Imamura ahli tsunami dari Tohoku University Jepang yang saja temui sedang meneliti daerah pantai di Teluk Palu yang tersapu tsunami,” katanya.

Menteri Luhut berharap dengan semua bantuan yang diberikan ini penanggulangan bencana akan lebih baik ke depannya sehingga ada banyak nyawa yang bisa diselamatkan.
“Bicara tentang bencana, kita tidak bisa menungu-nunggu lama untuk bergerak. Untuk itu kami mulai dari apa yang bisa kami berikan. Memberikan bantuan sumbangan adalah yang tercepat yang bisa dilakukan. Sedangkan untuk pemulihan total, perlu waktu tahunan untuk diselesaikan,” ucapnya.
Baca Juga: Ekonomi pun Ikut Diguncang Bencana Alam, Negara Rugi Rp22 Triliun
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritim, Luhut memang merasa harus melakukan sesuatu. Karena bencana dari laut seperti tsunami mengancam sekitar 150 juta orang penduduk yang hidup di pantai sepanjang 108.000 km.
“Palu sudah kami jangkau, selanjutnya giliran Lombok. Saya akan membawa rombongan IMF-WB ke sana besok, bertepatan dengan dimulainya Annual Meeting IMF-WB 2018. Mohon doa dan dukungan dari teman-teman sekalian agar seluruh acara dapat berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi banyak orang,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.