Share

Target Pertumbuhan Ekonomi 2019 Setuju Diturunkan Jadi 5,2%

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 22 20 2082027 target-pertumbuhan-ekonomi-2019-setuju-diturunkan-jadi-5-2-xQJ2vUbA0O.jpeg Banggar Setujui Laporan APBN 2019 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah sepakat mengesahkan laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 di semester I dan prognosis semester II tahun ini.

Laporan Panja APBN 2019 telah dibacakan oleh Koordinator Panja Perumusan APBN oleh Anggota Fraksi PPP Iskandar.

Baca Juga: Kuartal II Tak Banyak Tumbuh, BI: Ekonomi RI 2019 Akan di Bawah Titik Tengah 5%-5,4%

"Dalam semester I 2019, realisasi dan perkembangan indikator asumsi dasar ekonomi tersebut. Seperti pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,2% di semester II 2019," ujar Iskandar di Gedung DPR Jakarta, Senin (22/7/2019).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2019 Capai 5,1%

Dia menuturkan, DPR meminta agar laju pertumbuhan inflasi di semester II-2019 dapat terjaga sesuai dengan APBN, yakni berada di bawah 3,5% plus minus 1%.

"Dan kami harapkan, nilai tukar Rupiah dapat dijaga lebih rendah," tutur dia.

Seperti diketahui, dalam UU APBN 2019 pertumbuhan ekonomi tahun ini ditargetkan sebesar 5,3%. Sedangkan inflasi dipatok dengan angka sebesar 3,5% plus minus 1%.

Sementara untuk tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan sebesar 5,3%. Kemudian untuk harga minyak mentah Indonesia sebesar USD70 per barel, dan lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari.

Sementara penerimaan perpajakan ditargetkan sebesar Rp1.786,4 triliun, lebih tinggi dari sebelumnya Rp1.781 triliun dengan tax ratio sebesar 12,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditargetkan Rp378,3 triliun dari sebelumnya Rp361,1 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini