nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Makan Korban, 311 Perlintasan Sebidang Tidak Resmi Ditutup

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 14:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 06 320 2101455 sering-makan-korban-311-perlintasan-sebidang-tidak-resmi-ditutup-NaeSASXUiy.jpg Perlintasan Sebidang Tak Resmi Ditutup (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menutup 311 perlintasan sebidang tidak resmi. Data tersebut merupakan data selama 2018 hingga Juni 2019.

Asal tahu saja, berdasarkan catatan KAI, terdapat sebanyak 1.223 perlintasan sebidang yang resmi (dijaga) dan 3.419 perlintasan sebidang yang liar (tidak dijaga). Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa jalan layang (flyover) maupun underpass berjumlah sebanyak 349.

 Baca Juga: Kecelakaan KA karena Lintasan Sebidang, Problem Utamanya Ada 2

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, penutupan lintasan sebidang dilakukan untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Pasalnya hingga saat ini kecelakaan yang diakibatkan oleh lintasan sebidang liar ini masih terjadi.

Berdasarkan data KAI, pada 2019 ini, sudah terjadi 260 kali kecelakaan terjadi akibat lintasan sebidang ini. Dari jumlah tersebut, 76 di antarannya merupakan korban meninggal dunia.

“Tingginya angka kecelakaan disebabkan akibat para pengendara yang melalui perlintasan tetap melaju meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi," ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

 Baca Juga: Kecelakaan KA karena Lintasan Sebidang Tembus 395 Peristiwa

 Peduli Keselamatan dengan Sosialisasi Perlintasan Kereta di Kemayoran

Diakui Edi, penutupan perlintasan sebidang tidak resmi kerap mendapat penolakan dari masyarakat. Oleh karena itu, butuh solusi dan alternatif yang didukung dan dikerjasamakan banyak pihak.

"Dengan kerja sama dari banyak pihak, diharapkan keberadaan perlintasan sebidang dapat segera disolusikan melalui langkah nyata dari berbagai pihak terkait untuk keselamatan para pengendara dan perjalanan kereta api," katanya.

 Bahayakan Pengguna Jalan, Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Pondok Ranji

Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi dan operasi serentak di sejumlah perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatra pada 12 September mendatang.

"KAI bersama instansi terkait akan turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan operasi serentak di sejumlah perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatra," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini