Proyek 35.000 MW Rampung, RI Bakal Kelebihan Suplai Listrik

Irene, Jurnalis · Minggu 08 Maret 2020 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 320 2179940 proyek-35-000-mw-rampung-ri-bakal-kelebihan-suplai-listrik-kOu0JLsMNb.jpg Ilustrasi Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone.com/Dok. PLN)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan 35.000 mega watt (Mw). Progres hingga saat ini sudah 90% dalam status proyek.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, proyek 35.000 mega watt dalam tahap penyelesaian.

Baca Juga: Fakta Ahok yang Didesak Mundur, Menteri BUMN Pilih Pertahankan

“Jadi yang sudah dalam status proyek sudah mencapai lebih dari 90%, di mana sisanya aja nanti yang memang harus segera diproses supaya bisa dieksekusi. Bagaimana balans-nya?” katanya, dikutip dari Setkab, Minggu (8/3/2020).

Balans-nya dari energi listrik ini, kalau semua sudah terproduksi maka akan mengalami kelebihan suplai. Sebab dulu asumsi pertumbuhan konsumsi listrik ada kilovolt 6,5% tetapi pada saat sekarang kondisinya tidak seperti itu.

Baca Juga: Pertamina dan PLN Teken Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi Domestik

“Nah tentu saja memang ini membutuhkan strategi-strategi baru, bagaimana bisa mengoptimalkan penyerapan listrik dari pada sumber-sumber yang akan beroperasi, antara lain kita nanti akan mempercepat program elektrifikasi, semuanya bisa elektrifikasi. Elektrifikasi itu diharapkan tahun ini bisa 100%,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Arifin, bagaimana bisa mengisi kebutuhan-kebutuhan listrik di industri-industri yang berada di level, di kawasan-kawasan industri agar jangan membangun listrik sendiri.

“Kemudian juga ada alternatif lain, antara lain, mengganti pembangkit-pembangkit yang sudah tua, yang tidak efisien, yang tidak ramah lingkungan dengan sumber-sumber yang baru,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Menteri ESDM, sesudah program 35 ribu megawatt ini, semuanya akan berfokus kepada sumber-sumber energi baru dan terbarukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini