Pabrik Sepatu Nike dan Adidas PHK Massal, Bagaimana Brand Lokal?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2020 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 320 2219591 pabrik-sepatu-nike-dan-adidas-phk-massal-bagaimana-brand-lokal-oJka9XEpjS.jpg PHK Pabrik Sepatu Nike (Foto: Pixabay)

JAKARTA - Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengungkapkan bahwa kondisi industri alas kaki di tengah pandemi virus corona sangat berat. Apalagi bagi brand-brand atau sepatu produksi lokal.

Ketua umum Ketua umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko mengatakan, kondisi sekarang membuat industri sepatu melakukan efisiensi. Seperti yang telah dilakukan pabrik sepatu Adidas dan Nike melakukan PHK,

"Untuk brand lokal, sementara dirumahkan pekerjanya," tuturnya saat dihubungi Okezone, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Terkena PHK, Atasi Stres dengan 4 Cara Ini

Menurutnya, efisiensi ini dilakukan produsen sepatu karena memang terdampak virus corona. Dirinya mengaku tidak tahu secara detail berapa jumlah pekerja yang sudah dirumahkan atau terkena PHK, salah satunya, PT Victory Chingluh Indonesia, produsen pembuat sepatu Nike.

"Sepertinya sekitar 1.000-an orang deh. Saya belum bisa mengonfirmasi hal ini. Nanti saya kabari jika sudah ada update," ujarnya.

Baca Juga: Tak Hanya Pabrik Sepatu Nike, Ini Industri yang Lakukan PHK di Tangerang

Sebelumnya, PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu Adidas memutuskan untuk menutup pabrik sepatu yang ada di Tangerang. Penutupan ini pun membuat 2.500 pekerja Adidas kehilangan pekerjaannya.

"Per Mei ini sudah tutup. Di sana (pabrk di Tangerang) ada 2.500 pekerja," ujar Eddy Widjanarko.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini