Lagi Hits Bisnis Mie Ayam Kemasan, Laku Banget!

Jum'at 10 Juli 2020 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244410 lagi-hits-bisnis-mie-ayam-kemasan-laku-banget-VJyPGkSLth.jpeg Mie Ayam (foto: ist)

JAKARTABisnis mie dalam kemasan tengah digandrungi masyarakat. Walau baru satu bulan diproduksi, mi ayam instan buatan warga Wonogiri langsung hits. Buktinya, sudah ada 200 orang yang menjadi reseller atau penjual ulang mi ayam merek Wonogiren itu.

Reseller tersebut tidak hanya di wilayah Jawa, tetapi juga tersebar di daerah luar Jawa seperti Makassar, Lombok, Bali, Kalimantan Selatan, dan daerah lainnya.

Salah satu pelopor Mi Ayam Instan Wonogiren, Andhi Prasetyo, mengatakan jumlah reseller akan bertambah lebih banyak. Hal itu karena saat ini banyak orang yang tengah berkomunikasi dengan dirinya untuk meminta menjadi reseller.

Baca juga: Tren Gowes Milenial, Bengkel Sepeda Banjir Order hingga Lembur

Dia meyakini satu bulan ke depan sudah ada 500 lebih reseller mi ayam instan Wonogiri ini. Andhi dan tiga pelopor mi ayam instan lainnya sering kali kewalahan melayani pemesanan.

"Kami berempat sering berebut barang untuk melayani pemesanan konsumen," kata Andhi saat ditemui Solopos.com di Terminal Giri Adipura Wonogiri dilansir dari Solopos, Jumat (10/7/2020).

Dia mengatakan saat ini mereka sedang memesan mesin untuk membuat mi. Karena baru tersedia satu mesin, kapasitas produksi mi ayam instan Wonogiri tersebut baru mencapai 500 bungkus dalam satu hari.

Selain itu, dia juga akan menambah karyawan untuk proses produksi. Hal itu sebagai upaya untuk memenuhi permintaan konsumen.

Baca juga: Limbah Akar Disulap Jadi Bonsai Bernilai Rupiah

Melalui produk tersebut, Andhi dan rekan-rekannya ingin memajukan dan mengangkat usaha kecil dan menengah (UKM). Ia juga akan membuat jaringan UKM, tidak hanya untuk produk mi. Jika jaringan sudah terbentuk, produk UKM bisa disalurkan atau dipromosikan lewat jejaring tersebut.

Tri Kuncoro, yang juga salah satu pelopor mi ayam instan Wonogiri, menambahkan produk tersebut dibuat untuk mengangkat kuliner Wonogiri. Maka dari itu mereka memilih merek Wonogiren. "Kami mencoba mengangkat daerah Wonogiri ini melalui produk mi ayam instan," kata dia.

Dia menambahkan produk mi ayam tersebut juga diminati oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri, seperti Hong Kong dan Singapura. Tetapi dititipkan saudara atau teman yang ke sana. Ke depan dia akan mencoba mengurus perizinan agar bisa kirim produk langsung ke luar negeri. Tetapi, untuk saat ini difokuskan dahulu di dalam negeri.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini