Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Cara Pengusaha Mobil Bekas Bertahan jika Ada Pajak 0%

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 30 September 2020 |14:10 WIB
Begini Cara Pengusaha Mobil Bekas Bertahan jika Ada Pajak 0%
Mobil (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kebijakan pajak mobil baru 0% akan berpengaruh pada bisnis jual beli mobil second. Karena masyarakat akan lebih cenderung membeli mobil baru dibandingkan bekas dengan harga yang ditawarkan sama murahnya.

Lantas strategi seperti apa yang bisa dijalankan oleh para pengusaha mobil bekas dalam menyikapi hal tersebut? Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, sebenarnya akan sangat sulit bagi para penjual mobil bekas untuk melawan harga mobil baru ketika pajak 0% diberlakukan.

Baca Juga: Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK

Namun ada satu strategi yang bisa dijalankan oleh para penjual mobil bekas untuk bisa bertahan. Adalah dengan mengandalkan dan memasarkan mobil dengan kualitas yang lebih tinggi dengan harga yang murah.

"Paling dia bisa menangnya, memang sih Rp60 juta mereka dapat mobil baru tapi kan LGCC yaa. Sementara kan beberapa pedagang punya stok barang-barang yang mobil-mobil bisa dibilang mewah, bisa dibilang kelasnya harga LGCC, tapi harganya setara dengan mobil barunya LGCC itu tadi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Pajak 0% Turunkan Harga Mobil, Gaikindo: Tergantung

Sebagai ilustrasi, jika harga baru mobil LGCC seperti Agya adalah Rp60 juta ketika pajak 0% diberlakukan, maka para pengusaha ini bisa menawarkan harga yang sama namun dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Misalnya menawarkan mobil seperti BMW atau Mercy.

"Jadi mereka jualannya dalam tanda kutip adalah, oh walaupun harganya sama tapi mereka bisa dapat mobil yang lebih mewah loh, lebih nyaman loh. Prestisnya juga dapat dengan harga yang relatif sama. Jadi walaupun second kenyamanannya di atas mobil yang LCGC itu tadi. Walaupun usianya lebih tua," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement