Bikin Bangga, Bayar Kuliah Pakai Onde-Onde Kekinian

Robby Ridwan, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 455 2286188 bikin-bangga-bayar-kuliah-pakai-onde-onde-kekinian-RrQQcVRmS4.jpg Kisah Sukses Mahasiswa Usaha Bikin Onde-Onde Kekinian. (Foto: Okezone.com)

 BLITAR - Sekelompok mahasiswa di Kota Blitar berhasil melestarikan kuliner tradisional. Mahasiswa tersebut menginovasi jajanan onde-onde menjadi camilan kekinian dengan pilihan berbagai rasa.

Tidak disangka, inovasi yang diciptakan terhadap makanan tradisional onde-onde tersebut justru banyak diminati warga setempat, dan mampu menghasilkan pendapatan ratusan ribu rupiah hanya dalam kurun waktu 6 jam berjualan.

Pemilik Usaha Onde-Onde Kekinian Ayung Fananta menceritakan, awalnya menyewa kios berukuran 3 meter persegi dan menawarkan sejumlah menu kuliner tradisional, tentunya menu-menu yang ditawarkan pun sudah diinovasi.

Baca Juga: Begini Cara Pengusaha Mobil Bekas Bertahan jika Ada Pajak 0%

Menu andalannya tidak lain adalah onde-onde dengan aneka rasa, seperti cokelat, green tea, dan keju.

"Kami menjalankan bisnis jajanan tradisional dengan inovasi ini berjumlah empat orang yang kini masih menjalani kuliah dengan tingkat semester akhir," ujarnya, dikutip dari iNews, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK

Sejak satu tahun yang lalu, para pemuda ini memutuskan untuk membuka usaha kuliner tradisional. Alasannya melestarikan jajanan tradisional dan membuat kalangan muda tetap menyukai makanan jaman dulu.

Dengan modal awal Rp8 juta hasil dari patungan, keempat pemuda tersebut mulai merintis usaha onde-onde kekinian. Semua resep pembuatan pun didapatkan dari salah satu orang tua mahasiswa yang berjualan kue tradisional.

Usaha kuliner pun rupanya disambut baik oleh warga dan para pemuda. Bahkan kini, para mahasiswa tersebut mampu mendapatkan penghasilan hingga Rp400.000 dalam waktu 6 jam saja.

Sementara itu, untuk membuat onde-onde aneka rasa, bahan utama yang digunakan adalah tepung ketan yang sudah dicampur dengan gula dan garam. Untuk isi onde-onde, diberikan keju atau cokelat ataupun green tea.

Tidak lupa pada bagian luar onde-onde diberikan biji wijen agar lebih tampak cantik. Penggorengan juga dilakukan dengan api sedang agar onde-onde matang sempurna.

Setelah itu, barulah onde-onde diangkat dan ditata serta diberikan topping sesuai permintaan konsumen. Meski telah diinovasi, namun rasa gurih dan renyah dari onde-onde tersebut tetap ada, sehingga kesan kuliner tradisional tidak hilang oleh berbagai rasa yang ditambahkan.

"Satu porsi onde-onde aneka rasa ini dijual dengan harga Rp15.000. Di kedai Jones para pelanggan juga bisa mencampur dua rasa sekaligus dalam satu porsi onde-onde," ungkap Ayuning.

Berkat keuletan dan ketekunan empat mahasiswa tersebut, kini mereka bisa membiayai kuliahnya secara mandiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini